Kamis, 01 Desember 2011
KETRAMPILAN DASAR DALAM MENGAJAR GEOGRAFI
KETRAMPILAN DASAR DALAM MENGAJAR GEOGRAFI REGIONAL INDONESIA
OLEH MARHADI S.K
Pelbagai usaha yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia, mulai perbaikan kurikulum, pengadaan buku, penataran para guru, pengembangan model pembelajaran, ketrampilan penggunaan media, sampai serifikasi guru. Tetapi bila kita amati di lapangan, khususnya pembelajaran geografi regional Indonesia, apa yang diharapkan oleh pemerintah masih jauh yang diharapkan.
Pengajaran masih didominasi guru, penggunaan buku teks masih diketemukan beberapa konsep dasar yang tidak tepat, penggunaan model pembalajarn kooperatif yang kurang tepat, bahkan disalah gunakan , siwa disuruh belajar kelompok sendiri, guru hanya mengamati dan duduk diam di kelas, tanpa mengamati dan mengunakan lembar observasi keaktifan siswa.
Keadaan yang memprihatinkanini, disamping faktor diatas, sebenarnya yang belum disentuh oleh pemerintah atau pihak yang berkepentingan adalah ketrampilan dasar guru dalam mengolah bahan mengajar, disamping penguasaan materi. banyak guru menggunakan berbagai model pembelajaran, tetapi kurang menguasai ketrampilan mengolah bahan ajar dan tidak menguasai bahan ajar. Ketrampilan dasar mengolah bahan ajar inilah sebetulnya rohnya pembelajaran yang diharapkan dalam penggunakan model pembelajaran yang dikembangkan sekarang. guru hanya pandai menggunakan model belajaran, tanpa mempunyai ketrampilan dasar mengolah bahan pelajaran atau tiap pokok bahasan atau sub pokok bahasan dan menguasai materinya, bagaikan membuat kerangka tanpa ada isinya.
Dalam Ppembelajaran geografi,khususnya geografi regional Indonesia ada beberapa ketrampilan dasar yang diperlukan untuk mengolah tiap pokok bahasan, disamping menguasai bahan ajar, penggunaan model pembelajaran dan ketrampilan menggunakan media. Tiap pokok bahasan mempunyai karakteristik yang berbeda, maka diperlukan ketrampilan yang berbeda.
Ketrampilan Dasar Pembelajaran Geografi Regional Indonesia.
Beberapa contoh ketrampilan dasar yang penulis anggap penting dalam pembelajaran geografi regional Indonesia, antara lain:
1. Penggunaan Google earth, google map , dan google Planimeter.
Bila mengaja geografi regional Indonesia pada pokok bahasan letak Indonesia. terutama membahas letak astronomis.maka dengan progam google earth, google Map tidak hanya mengetahui letak astronomis Indonesia saja, tetap dapat menentukan letak astronomis mulai dari rumah tempat tinggal siswa sampai tingkat benua. Juga dapat diketahui tinggi daratan, kedalaman laut. Pengukurat azimuth dan bearing untuk menentukan lokasi suatu tempat dapat digunakan dengan program tersebut. pada pokok bahasan relief bentuk permukaan bumi (baik darat maupun dasar laut) program google earth dapat digunakan untuk membuat irisan melintang, misalnya Jawa Timur di potong baik secara vertikal maupun horisontal.Untuk menghitung luas wilayah dapat digunakan google planimeter. Merubah citra sateli ke bentuk peta dapat digunakan google map
2. Formulasi atau rumus
Penggunakan formulasi atau rumus erat sekali dengan beberapa pokok bahasan. Misalnya pokok bahasan l uas wilayah Indonesia dan negara di dunia maka kita bisa menggunakan indeks wilayah, pokok bahasan iklim Indonesia dapat digunakan rumus Schimdt-ferguson, Koopen, atau Odemen. Selanjutnya perhitungan laju pertambahan penduduk pada pokok bahasan kuantitas penduduk Indonesia, dan kualitas penduduk Indonesia menggunakan Indeks Pembangunan Manusia dan kemiskianan mengguakan indeks gini dan kurve Loren.
3. Diagaram dan Tabel
Diagaram dan tabel digunakan pada pokok bahasan Iklim di Indonesia, misalnya diagram Koopen, diagram Schmdt dan Ferguson dan klimatograf
4. Ketrampilan mengolah data statistik diubah menjadi data spatial
Ketrampilan merubah data statistik ke data sptial (peta) dan sebaliknya dari peta ke data statistik sangat diperlukan, khususnya dalam pokok bahasan perencanaan wilayah. Contohnya dari perhitungan indeks data luas wilayah yang bersumber dari data statistik atau data indeks pembangunan manusia yang berasal dari BPS dapat diubah menjadi peta Indeks negara dan Peta Indeks Pembangunan manusia di Indonesia.
Beberapa Contoh Pengetrapan Ketrampilan dasar mengolah pokok bahasan
Dibawah ini tabel Yang menunjukkan ketrampilan dasar yang digunakan untuk mengolah pokok bahasan tertentu.
Tabel Ketrampilan dasar mengolah pokok bahasan
__________________________________________________________________________________________________________________
Pokok Bahasan Materi Media/formulasi Ketrampilan
Letak Indonesia Letak astronomis Google earth, google Map Mampu mengetrapkan pendekatan
Luas Wilayah Luas wilayah Indonesia Rumus Indeks negara dan mampu mengubah data statistik
dan negara di dunia google planimeter ke data spatial
Bentuk relef Relief daratan dan Google earth, Atlas Mampu membuat irisan melintang
Dasar laut
Iklim Indonesoa Klasifikasi Iklim Rumus dan Diagram mampu membuat diagaram dan
Indonesia klimatograf
Kuantitas dan Laju pertambahan pend. Rums pertambahan pendd. mampu membuat peta persebaran
kualitas penduduk kepadatan, persebaran, Rumus Indeks Pembangunan penduduk, kepadatan dan indeks
dan Indeks pemangunan mnusia Pembangunan Manusia
manusia
Kualitas Penduduk
___________________________________________________________________________________________________________________
Penutup
Bila kita amati di lapangan kelemahan pembelajaran geografi regional Indonesia atau pembelajaran geografi lainnya kurang menarik bagi anak didik disebabkan karena guru mengajarkan hanya bersifat penyampaian fakta dan menghafal konsep. Oleh sebab itu perlu adanya ketrampilan dasar dalam mengolah setiap pokok bahasan tertentu seperti penguasaan program google earth, google map dan google planimeter, formulasi,tabel dan peta atau hal-hal lain yang berkenaan dengan pokok bahasan tertentu. Bila ketrampilan mengolah setiap pokok bahasan ini dijalankan maka diharapkan anak didik belajar geografi umumnya,khususnya geografi regional Indonesia akan lebih menarik, karena tidak hanya menghafal fakta dan konsep, tetapi ia tahu masalah yang ada dilapangan dan fakta nyata dilapangan yang berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar